Megapolitan

Proyek Jalan Aroepala Capai Tahap Rigid Beton Sepanjang 1 Kilometer

Proyek Jalan Aroepala Capai Tahap Rigid Beton Sepanjang 1 Kilometer
Proyek Jalan Aroepala Capai Tahap Rigid Beton Sepanjang 1 Kilometer

Proyek perbaikan Jalan Aroepala, Kota Makassar, terus menunjukkan progres. Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap pemasangan rigid beton pada salah satu lajur dari arah Kota Makassar menuju Kabupaten Gowa.

Pantauan di lokasi menunjukkan lapisan beton mulai terbentuk dengan struktur yang semakin tebal. Proses pengerjaan difokuskan pada satu lajur, sementara sisi lainnya masih digunakan untuk pekerjaan drainase dan saluran air.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, mengatakan pekerjaan rigid beton telah mencapai panjang sekitar satu kilometer.

“Rigid sudah 1 kilometer. Kalau tidak ada halangan, dua pekan lagi pengerjaan rigidnya selesai,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, sebelum lapisan beton utama dipasang, kontraktor terlebih dahulu mengerjakan lean concrete atau beton dasar.

Kabut Asap Selimuti Makassar, Wali Kota Appi Perintahkan Pembagian Masker Gratis

Lean concrete merupakan lapisan pondasi yang memiliki kadar semen lebih rendah dibanding beton struktural. Lapisan ini berfungsi sebagai dasar penyangga agar konstruksi beton di atasnya lebih stabil dan memiliki daya tahan yang baik.

Setelah lapisan dasar selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan rigid beton sebagai lapisan utama permukaan jalan.

“Rigid dasar setebal 10 sentimeter, sedangkan rigid beton utamanya setebal 30 sentimeter,” jelas Andi Ihsan.

Ia juga meminta masyarakat bersabar karena beton membutuhkan waktu untuk mencapai kekuatan maksimal sebelum dapat dilalui kendaraan.

“Beton itu masa matangnya sekitar 28 hari. Selama proses tersebut, tidak ada aktivitas lain selain penyiraman agar kualitas beton tetap terjaga,” katanya.

49 Kandang Babi Tanpa Izin di Panaikang Makassar Dibongkar, Warga Keluhkan Limbah dan Bau

Sementara itu, pada sisi jalan lainnya, kontraktor masih menyelesaikan pembangunan drainase menggunakan konstruksi U-Ditch serta betonisasi di ruas timur Jalan Aroepala.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas BMBK Sulsel, Ahmad Wildani, mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan melintasi area proyek yang masih dalam proses pengerjaan.

Menurutnya, kendaraan yang melintas sebelum beton mencapai umur rencana dapat merusak struktur dan mengurangi kualitas jalan.

“Secara struktur, beton baru mencapai kekuatan yang direncanakan pada umur 21 hingga 28 hari. Jika sudah dibebani sebelum waktunya, tentu akan berdampak pada mutu dan ketahanan beton,” ujarnya.

Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, pemerintah telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengendara.

TPA Tamangapa Makassar Bertransformasi Jadi Hutan Konservasi Kota, 285 Bibit Pohon Ditanam

Kendaraan dari arah Makassar menuju Gowa dapat melintas melalui Jalan Toddopuli menuju Jembatan III di Jalan Tun Abdul Razak atau melalui Jalan Sultan Alauddin.

Sementara pengendara dari Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar diimbau menggunakan jalur alternatif melalui kawasan Patung Massa hingga proyek selesai.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik