News

Pengendara Bawa Parang Datangi Pendemo di Makassar, Diduga Kesal Jalan Ditutup

Pengendara Bawa Parang Datangi Pendemo di Makassar, Diduga Kesal Jalan Ditutup
Pengendara Bawa Parang Datangi Pendemo di Makassar, Diduga Kesal Jalan Ditutup

MAKASSAR – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor membawa parang saat mendatangi massa aksi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi ketika massa Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulsel menggelar demonstrasi di kawasan Flyover, Jalan AP Pettarani, Senin (15/6/2026) sore.

Koordinator lapangan aksi, Muhammad Rafly Tanda, mengatakan insiden bermula ketika seorang pengendara berusaha menerobos barisan demonstran yang sedang menutup jalan.

Saat itu, massa telah menggelar aksi selama sekitar 30 menit dan bersiap bergerak menuju kantor sementara DPRD Sulsel.

“Awalnya ada pengendara yang emosi karena perjalanannya terganggu. Dia kemudian menerobos barisan massa,” kata Rafly, Rabu (17/6/2026).

Polisi Tangkap Dua Remaja Terkait Tawuran Sinassara-Buloa, Satu Diduga Janjikan Rp100 Ribu

Pengendara tersebut disebut sempat terlibat cekcok dengan sejumlah demonstran. Dalam video yang beredar, pengendara terlihat kehilangan kendali hingga terjatuh bersama sepeda motornya setelah menerobos kerumunan.

Sejumlah massa kemudian mendekati pengendara tersebut. Adu mulut pun terjadi hingga suasana di lokasi sempat memanas.

Menurut Rafly, pengendara itu kemudian meninggalkan lokasi sambil mengucapkan ancaman akan kembali.

“Dia menerobos barisan sambil marah-marah. Dia bilang, ‘tunggu nah’, sambil emosi,” ujarnya.

Setelah cekcok mereda, massa kembali melanjutkan demonstrasi dan bergerak menuju DPRD Sulsel. Namun, pengendara tersebut diduga kembali mendatangi rombongan aksi dengan membawa sebilah parang.

49 Kandang Babi Tanpa Izin di Panaikang Makassar Dibongkar, Warga Keluhkan Limbah dan Bau

Pengendara itu datang dengan dibonceng oleh seorang rekannya dan menghampiri massa dari arah belakang.

“Tiba-tiba dia datang membawa parang. Ada dua orang, dia dibonceng temannya. Saya pastikan itu orang yang sama,” jelas Rafly.

Dalam video lainnya, pria tersebut terlihat mengacungkan senjata tajam ke arah kerumunan. Sejumlah demonstran sempat bergerak mendekatinya, tetapi terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi bersama rekannya.

Rafly menegaskan kejadian tersebut bukan bagian dari teror yang dilakukan kelompok tertentu. Menurutnya, peristiwa itu murni dipicu emosi pengendara karena perjalanannya terganggu akibat penutupan jalan.

“Tidak ada teror terorganisir. Murni pengendara yang emosi karena jalannya dihalangi. Kalau dilihat dari video memang terkesan seperti teror, tetapi bukan,” tegasnya.

Dosen di Makassar Ditangkap, Tipu Warga Tarakan Rp550 Juta dengan Janji Lolos Fakultas Kedokteran

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni, mengaku belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.

Meski demikian, polisi telah mengetahui peristiwa itu melalui video yang beredar di media sosial dan memastikan akan melakukan penyelidikan.

“Belum ada laporan. Saya juga baru memantau dari media sosial. Pasti akan kami selidiki,” kata Uji.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik