Dugaan korupsi bantuan ketahanan pangan di Desa Bontomarannu, Bulukumba, memicu kemarahan publik. Koalisi Bersama Rakyat (KOBAR) mendesak aparat kepolisian segera bertindak tegas membongkar praktik yang dinilai merampas hak warga miskin.
Sorotan tajam kini mengarah ke Polres Bulukumba, yang dinilai berada di titik krusial untuk membuktikan komitmen penegakan hukum.
KOBAR: Ini Bukan Sekadar Masalah Teknis, Tapi Penindasan
KOBAR menegaskan kasus ini bukan persoalan administratif biasa, melainkan dugaan kejahatan serius yang berdampak langsung pada masyarakat kecil.
Mereka mencium adanya praktik manipulasi data serta penyalahgunaan jabatan oleh oknum perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) demi keuntungan pribadi.
“Kami tidak ingin mediasi. Kami ingin hukum ditegakkan sesuai UU Tipikor,” tegas juru bicara KOBAR.
Desakan Keras ke Kapolres Bulukumba
KOBAR secara resmi telah melaporkan kasus ini dan kini menaruh harapan besar kepada pimpinan Polres Bulukumba untuk bertindak cepat.
Mereka menilai, langkah aparat dalam beberapa hari ke depan akan menentukan apakah hukum benar-benar berpihak kepada rakyat.
3 Tuntutan Utama KOBAR
Dalam pernyataan sikapnya, KOBAR menyampaikan tiga tuntutan tegas:
1. Penyelidikan Cepat dan Serius
Kapolres diminta segera menginstruksikan penyidik melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) secara intensif untuk mencegah hilangnya barang bukti di tingkat desa.
2. Transparansi ke Publik
Perkembangan kasus harus disampaikan secara berkala agar masyarakat tidak kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum.
3. Tindak Tegas Tanpa Kompromi
Semua pihak yang terlibat, baik dari unsur perangkat desa maupun BPD, harus diproses hukum tanpa pandang bulu.
Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
KOBAR menilai kasus ini menjadi ujian besar bagi aparat penegak hukum di daerah. Jika tidak ditangani secara serius, kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi bisa runtuh.
“Mata rakyat tertuju pada Polres Bulukumba. Jangan biarkan hak warga miskin dirampas tanpa keadilan,” tegas KOBAR.
Kasus dugaan korupsi bantuan pangan di Bulukumba kini menjadi perhatian serius. Selain menyangkut uang negara, persoalan ini juga berkaitan langsung dengan nasib masyarakat kecil yang bergantung pada bantuan pemerintah.
Langkah cepat dan transparan dari aparat kepolisian menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik.


