Daerah

Pulau Sembilan dan Tantangan Layanan Damkar di Wilayah Kepulauan Sinjai

Pulau Sembilan dan Tantangan Layanan Damkar di Wilayah Kepulauan Sinjai
Pulau Sembilan dan Tantangan Layanan Damkar di Wilayah Kepulauan Sinjai

Delapan dari sembilan kecamatan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sudah mendapat layanan langsung armada pemadam kebakaran. Hanya Kecamatan Pulau Sembilan yang belum terjangkau karena kondisi geografis kepulauan di perairan Teluk Bone.

Saat ini Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Sinjai memiliki delapan armada pemadam kebakaran. Armada itu ditempatkan di tiga sektor untuk memperluas jangkauan pelayanan. Empat armada berada di Pos Damkar Sektor Kota, dua armada di Pos Sektor Sinjai Selatan, dan dua armada lainnya di Pos Sektor Sinjai Barat.

Kasi Operasional Damkar Sinjai Muh Yamin mengatakan delapan armada tersebut digunakan untuk melayani penanganan kebakaran di delapan kecamatan. “Delapan armada,” kata Muh Yamin saat ditemui di Pos Damkar Sektor Kota, Jalan Abdul Latif, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (30/9/2026). Pos tersebut berada sekitar 20 meter dari Kantor BPBD Sinjai. Penempatan armada di sejumlah sektor dilakukan untuk memperluas jangkauan dan mempercepat respons petugas saat terjadi kebakaran.

Di tengah keterbatasan jangkauan itu, jumlah kasus kebakaran yang ditangani Damkar Sinjai sepanjang 2026 cukup banyak. Kepala Satpol PP dan Damkar Sinjai Tamsil Binawan mencatat 47 kasus kebakaran ditangani sepanjang Januari hingga September 2026. Kebakaran rumah menjadi kasus terbanyak dengan 30 kejadian. Selain rumah, objek yang terbakar meliputi tujuh kasus kebakaran lahan, tiga gudang, tiga pohon, dua kendaraan, dan dua tiang listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam 47 kejadian tersebut. Namun, kebakaran menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp1,375 miliar. “Januari hingga September 2026 kami tangani 47 kasus kebakaran,” kata Tamsil.

Kabut Asap Selimuti Gowa, Polisi Bagikan Masker ke Warga dan Pengendara

Tamsil mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dari aktivitas memasak dan penggunaan peralatan listrik. Ia meminta warga memastikan kompor, peralatan listrik, dan sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. “Jangan meninggalkan rumah dalam kondisi kompor masih menyala atau peralatan listrik yang tidak diperlukan masih terhubung. Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Ia juga meminta warga segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau api agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin. “Segera melapor kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar api dapat ditangani secepat mungkin,” katanya.

Dengan delapan armada yang tersebar di tiga sektor, Damkar Sinjai berupaya menjaga respons di delapan kecamatan daratan. Sementara Pulau Sembilan masih menunggu solusi penanganan yang sesuai dengan kondisi kepulauan, di tengah risiko kebakaran yang tetap perlu diantisipasi warga.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik