Video yang memperlihatkan sepasang remaja diduga melakukan aksi tidak senonoh di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Kabupaten Bone, viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Rekaman tersebut ramai beredar di berbagai platform, salah satunya melalui akun Instagram @boneterkini, dan dalam waktu singkat langsung dibanjiri ratusan komentar dari warganet.
Terekam di Area Sepi Pelabuhan
Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 28 detik itu, terlihat dua remaja berada di area pelabuhan pada malam hari.
Keduanya tampak berciuman di salah satu sudut pelabuhan yang relatif sepi dan minim aktivitas masyarakat.
Aksi tersebut diduga direkam oleh seseorang dari jarak tertentu sebelum akhirnya tersebar luas di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu diduga terjadi pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Bajoe yang dikenal memiliki beberapa titik dengan pencahayaan terbatas.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Pelabuhan Bajoe, AKP Andi Dahlan, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
“Iye, benar. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait video yang beredar itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (29/3/2026).
Ia menjelaskan, polisi saat ini fokus mengidentifikasi kedua remaja yang terekam dalam video, termasuk menelusuri pihak yang pertama kali merekam dan menyebarkannya.
“Identitas keduanya sementara kami telusuri. Kami juga mencari siapa yang pertama kali merekam dan menyebarkan video tersebut,” tambahnya.
Patroli Ditingkatkan di Titik Minim Penerangan
Menurut AKP Andi Dahlan, pengungkapan kasus ini penting untuk mengetahui kronologi secara utuh sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.
Ke depan, pihak kepolisian berencana meningkatkan intensitas patroli di kawasan pelabuhan, khususnya pada malam hari.
“Ke depan kami akan lebih intensif melakukan patroli, terutama di titik-titik yang minim penerangan, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Imbauan untuk Orang Tua dan Masyarakat
Polisi juga mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah perilaku yang berpotensi melanggar norma serta menjaga ketertiban di ruang publik.
Pihak kepolisian menegaskan akan menangani kasus ini secara serius demi menjaga kenyamanan dan keamanan di kawasan Pelabuhan Bajoe.


