Daerah

Kasus Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone Terus Bergulir, 11 Saksi Diajukan Korban

Kasus Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone Terus Bergulir, 11 Saksi Diajukan Korban
Kasus Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone Terus Bergulir, 11 Saksi Diajukan Korban

Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menyeret Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, terhadap stafnya, Yuli Nofita Sari (29), masih berlanjut di Polres Bone. Korban kini berupaya mencari keadilan di tengah minimnya kesediaan saksi untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

Yuli mengaku kecewa karena sejumlah pejabat dan staf Sekretariat DPRD Bone yang berada di lokasi saat insiden terjadi belum menunjukkan kesediaan untuk bersaksi. Padahal, menurutnya, mereka melihat langsung dugaan pelemparan kue dan penyiraman air ke wajahnya di kantin DPRD Bone pada Rabu (22/7/2026).

Korban mengaku paling terpukul karena tidak seorang pun yang berada di lokasi berusaha menghentikan dugaan tindakan tersebut.

“Paling bikin kecewa, laki-laki banyak di lokasi kejadian. Tetapi tidak ada satupun bersikap manusiawi untuk hentikan saat saya dilempar dan disiram,” ungkap Yuli.

Yuli menduga sebagian saksi yang berada di lokasi memiliki kedekatan dengan Ketua DPRD Bone. Ia merasa diperlakukan tidak adil karena statusnya hanya sebagai PPPK Paruh Waktu.

Kabut Asap Selimuti Gowa, Polisi Bagikan Masker ke Warga dan Pengendara

Meski menyadari langkah hukum yang ditempuh berpotensi memengaruhi kariernya, Yuli mengaku tetap memilih memperjuangkan harga diri dan mencari keadilan.

“Saya tahu diri, saya tidak punya pegangan orang besar atau pejabat. Sudah sewajarnya sebagai orang kecil saya diinjak-injak sama orang yang punya jabatan dan kuasa,” katanya.

Korban Ajukan 11 Saksi

Kuasa hukum Yuli, Aly Arsandi, mengatakan pihaknya telah menyerahkan daftar 11 saksi kepada penyidik Polres Bone untuk dimintai keterangan.

Beberapa nama yang diajukan antara lain Kabag Fasilitasi DPRD Bone Andi Ikbal Baso, Kasubag Rumah Tangga DPRD Bone Andi Zulfikar Efendy, ajudan Ketua DPRD Bone Andi Juanda Putra, sopir Ketua DPRD Andi Gugu, staf humas Andi Wardi, serta sejumlah staf lainnya.

Menurut Aly, seluruh saksi tersebut diduga berada di lokasi saat peristiwa berlangsung sehingga keterangannya dinilai penting untuk mengungkap fakta.

Dapur MBG Kalukalukuang Belum Aktif, Tamsil Linrung Ajak BGN ke Lapangan

Ia juga meminta penyidik mengambil langkah tegas apabila para saksi kembali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ulang

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan membenarkan bahwa saksi-saksi yang diajukan pelapor belum hadir memenuhi panggilan penyidik.

“Saksi dari pelapor sudah diajukan oleh pelapor, tapi tidak ada yang mau datang. Insyaallah kami jadwalkan lagi minggu depan,” ujarnya.

Selain menunggu pemeriksaan saksi, penyidik masih mengumpulkan alat bukti lain, termasuk hasil visum korban dan pemeriksaan lokasi kejadian.

Polisi juga akan mengecek kondisi kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi setelah muncul informasi bahwa perangkat tersebut mengalami kerusakan.

Polisi Tangkap Dua Remaja Terkait Tawuran Sinassara-Buloa, Satu Diduga Janjikan Rp100 Ribu

“Coba nanti kami kroscek. Dipastikan apakah betul CCTV-nya rusak atau hanya kabelnya putus,” kata Alvin.

Penyidik memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara terang dugaan penganiayaan yang dilaporkan korban.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik