Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan pentingnya pembangunan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Momentum Idulfitri 1447 Hijriah disebut sebagai pengingat untuk memperkuat kepedulian sosial dalam mendorong kemajuan daerah.
Pembangunan Harus Dirasakan Semua Lapisan
Menurut Husniah, kemajuan daerah tidak boleh hanya tercermin dari angka statistik semata, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas.
“Idulfitri adalah panggilan untuk merawat persatuan dan menghadirkan kepedulian sosial dalam tindakan sehari-hari. Dari situlah kekuatan pembangunan lahir,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menekankan, pembangunan yang adil dan inklusif menjadi kunci agar setiap capaian bisa dinikmati tanpa kesenjangan.
Capaian Positif Jadi Fondasi
Dalam setahun terakhir, Kabupaten Gowa mencatatkan tren pembangunan yang positif. Pertumbuhan ekonomi berada di atas rata-rata, disertai penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Meski demikian, capaian tersebut dinilai bukan tujuan akhir, melainkan fondasi untuk memperluas manfaat pembangunan ke depan.
“Tugas kita memastikan setiap kemajuan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan harus terasa adil dan inklusif, bukan hanya tercatat dalam angka,” tegasnya.
Peran Pemuda Jadi Kunci
Ketua DPW PAN Sulsel itu juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mendorong kemajuan daerah. Ia menilai, pemuda memiliki posisi strategis sebagai motor inovasi.
“Pemuda Gowa harus tampil sebagai penggerak perubahan. Dengan ide dan semangat baru, mereka menjadi energi penting dalam mendorong daerah ini semakin kompetitif,” katanya.
Pemuda Bukan Sekadar Objek Pembangunan
Husniah menegaskan, pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada program pemerintah. Keterlibatan aktif pemuda sebagai agen perubahan dinilai menjadi faktor penentu arah pembangunan ke depan.
Menurutnya, ide-ide segar, inovasi, serta kemampuan adaptasi generasi muda terhadap perkembangan zaman menjadi kekuatan besar bagi daerah.
“Pembangunan hari ini harus melibatkan semua pihak, termasuk pemuda. Mereka bukan hanya objek, tetapi subjek yang menentukan arah kemajuan daerah,” ujarnya.
Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan pemuda harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.
Selain itu, pembangunan ke depan juga harus mampu menjawab tantangan global, mulai dari transformasi digital hingga peningkatan daya saing sumber daya manusia.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis pembangunan Gowa akan semakin maju, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat nasional,” tutupnya.


