MAROS – Polres Maros mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang disertai hujan berintensitas tinggi. Kondisi cuaca tersebut telah menyebabkan sejumlah kejadian pohon tumbang hingga luapan air yang memicu banjir di beberapa wilayah Kabupaten Maros.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta kerugian materiil, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dan para pengguna jalan. Cuaca ekstrem diketahui turut mengganggu aktivitas warga di sejumlah titik rawan.
Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, S.Sos., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika terjadi angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan yang berpotensi roboh, serta perhatikan kondisi lingkungan sekitar yang rawan genangan dan banjir,” ujar AKP Ahmad, Senin (12/1/2026).
Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian bagi pengendara kendaraan bermotor, khususnya saat melintasi ruas jalan yang terdampak genangan air atau kawasan dengan banyak pepohonan.
“Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, AKP Ahmad mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar. Jika menemukan pohon rawan tumbang, luapan air, atau banjir yang mengganggu aktivitas dan membahayakan pengguna jalan, warga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian atau instansi terkait.
“Apabila membutuhkan pertolongan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat Kepolisian di nomor 110 agar dapat segera dilakukan penanganan,” tegasnya.
Melalui imbauan ini, Polres Maros berharap masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (*)


