Pemerintah Kota Makassar mengebut persiapan pembangunan Stadion Untia dengan target tender konstruksi fisik mulai Mei 2026. Proyek ini diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 124 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Zuhaelsy Zubir, menyebut saat ini tahapan difokuskan pada penyusunan dokumen teknis bersama pihak Manajemen Konstruksi (MK).
Dokumen Ditarget Rampung April 2026
Penyusunan dokumen dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama PT Ciriajasa Cipta Mandiri selaku pemenang tender MK Stadion Untia.
Dokumen tersebut mencakup:
- Basic design stadion
- Rancangan dokumen pengadaan
- Persiapan teknis tender konstruksi
Seluruh tahapan ini ditargetkan selesai pada akhir April 2026, sehingga tender fisik bisa langsung dimulai awal Mei.
Tender Diperkirakan 30–45 Hari
Setelah dibuka, proses tender konstruksi fisik akan berlangsung sekitar:
- 30 hingga 45 hari kerja
Namun, durasi ini bisa bertambah jika terdapat komponen tambahan seperti skema Business-to-Business (B2B).
Jika berjalan lancar, proyek diproyeksikan masuk tahap kontrak pada:
- Akhir Juni hingga awal Juli 2026
Anggaran Rp 124 Miliar, Termasuk Pematangan Lahan
Total anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp 124 miliar, yang mencakup:
- Pekerjaan konstruksi awal
- Penimbunan dan pematangan lahan
- Persiapan struktur stadion
Standar FIFA, Semua Kontraktor Bisa Ikut
Pemkot Makassar memastikan tidak ada pembatasan khusus bagi peserta tender. Namun, perusahaan wajib memenuhi standar tinggi, termasuk mengacu pada standar FIFA.
“Semua punya kesempatan yang sama, tapi harus punya kapasitas dan pengalaman,” tegas Zuhaelsy.
Kontrak MK Sudah Diteken
Sebelumnya, Pemkot Makassar telah menandatangani kontrak kerja sama MK sebagai langkah awal pembangunan stadion.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan proyek ini akan segera masuk tahap konstruksi fisik.
“Dengan adanya kontrak MK, pembangunan fisik bisa mulai pertengahan tahun ini,” ujarnya.
Stadion Untia Disiapkan Bertaraf Internasional
Stadion Untia dirancang menjadi fasilitas olahraga modern bertaraf internasional yang diharapkan:
- Mendukung kompetisi sepak bola profesional
- Meningkatkan infrastruktur olahraga Makassar
- Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal


