News

SIARAN PERS Indonesia Menyelenggarakan Indonesia Insolvency Conference 2026: Mendorong Reformasi Kepailitan Lintas Batas melalui UNCITRAL Model Law

Bali HRS,Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan Indonesia Insolvency Conference 2026, sebuah konferensi internasional yang mempertemukan para praktisi restrukturisasi dan kepailitan, hakim, pembuat kebijakan, regulator, akademisi, lembaga keuangan, serta pelaku usaha dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Konferensi yang akan diselenggarakan pada 16–17 Juli 2026 di The Meru Bali ini mengangkat tema:

“Embracing the UNCITRAL Model Law on Cross-Border Insolvency as a Roadmap for the Future of Restructuring & Insolvency Practice.”
Seiring dengan meningkatnya perdagangan, investasi, dan aktivitas bisnis lintas negara, perkara restrukturisasi dan kepailitan semakin sering melibatkan aset, kreditur, debitur, dan pemangku kepentingan yang berada di berbagai yurisdiksi. Kondisi tersebut menuntut adanya sistem hukum yang mampu memberikan kepastian hukum, memperkuat kerja sama antarnegara, melindungi hak-hak para kreditur, serta mendukung efektivitas penyelesaian perkara kepailitan lintas batas.

Dalam konteks tersebut, Indonesia saat ini tengah mengeksplorasi adopsi UNCITRAL Model Law on Cross-Border Insolvency sebagai bagian dari pembaruan Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Indonesia Insolvency Conference 2026 diharapkan menjadi forum strategis untuk bertukar pengalaman internasional, mendiskusikan praktik terbaik (best practices), serta memberikan masukan konstruktif terhadap pengembangan rezim kepailitan Indonesia yang lebih modern dan selaras dengan standar internasional.

Konferensi ini akan menghadirkan pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri, yang terdiri atas pejabat pemerintah, hakim, regulator, praktisi restrukturisasi dan kepailitan, akademisi, lembaga keuangan, serta para ahli yang berasal dari organisasi-organisasi anggota Regional Restructuring & Insolvency Organisations Forum (RRIOF).

Syukuran 11 Tahun Berlalu, Jejak Kemanusiaan Aviastar Kembali Mempertemukan Adex Yudiswan dan Warga Gamaru

Berbagai isu strategis akan dibahas dalam konferensi ini, antara lain:

Urgensi adopsi UNCITRAL Model Law di Indonesia;

Kerja sama antarperadilan dalam perkara kepailitan lintas batas;

Asset tracing dan asset recovery dalam perkara lintas negara;

Peran sektor perbankan dan lembaga keuangan dalam restrukturisasi internasional;

Taruna Ikrar Ungkap Strategi Baru BPOM Menuju 2045

Penegakan hukum pidana dalam perkara yang berkaitan dengan kepailitan;

Praktik terbaik restrukturisasi dan kepailitan dari berbagai negara.

Lebih dari sekadar forum akademik dan profesional, Indonesia Insolvency Conference 2026 bertujuan memperkuat kolaborasi regional, membangun dialog yang konstruktif antara pemerintah, lembaga peradilan, regulator, profesi hukum, dunia usaha, dan sektor keuangan, serta mendukung upaya Indonesia dalam membangun sistem hukum kepailitan yang modern, adaptif, dan berdaya saing global.

AKPI mengundang seluruh praktisi restrukturisasi dan kepailitan, hakim, advokat, akademisi, regulator, lembaga keuangan, pelaku usaha, asosiasi bisnis, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi bagian dari konferensi internasional ini.

Bersama, mari membangun masa depan praktik restrukturisasi dan kepailitan Indonesia yang lebih kuat, modern, dan terintegrasi dengan perkembangan hukum internasional.

Kapolres Luwu Kunjungi Arung Senga, Bahas Kamtibmas dan Sinergitas

Informasi Acara
Indonesia Insolvency Conference 2026

Tanggal: 16–17 Juli 2026

Tempat: The Meru Bali, Indonesia

Website: https://iic26.link-micro.site/

Diselenggarakan oleh:

Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI)

“Building a Modern Insolvency Framework for a Globally Connected Economy.”

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik