Politik

Safari Politik ke Luwu, IAS Tegaskan Semangat Baru dan Politik Santun Partai Golkar

LUWU,RAKYATSULSEL — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arif Sirajuddin (IAS), menegaskan komitmennya membawa semangat baru dalam membangun Partai Golkar di Sulawesi Selatan.

Politik santun, penguatan konsolidasi organisasi, serta peningkatan kualitas kader menjadi sejumlah agenda yang ditekankan IAS saat melakukan safari politik kerja di Kabupaten Luwu.

IAS bersama rombongan DPD I Partai Golkar Sulsel mengunjungi Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu di Kecamatan Belopa, Kamis (13/8/2026).

Kedatangannya disambut langsung Ketua DPD II Partai Golkar Luwu, H. Patahudding, bersama jajaran pengurus dan kader partai.

“Terima kasih atas kedatangannya Ketua DPD I Golkar Sulsel di wilayah Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding.

Demokrat Dekati Appi, Pengamat Nilai Langkah Tepat di Tengah Kekecewaan ke Golkar

Dalam kesempatan tersebut, Patahudding memperkenalkan jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Luwu, termasuk sejumlah kader yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Luwu.

Ia menyampaikan bahwa Partai Golkar Luwu berhasil menempatkan lima kadernya di lembaga legislatif.

“Partai Golkar Luwu berhasil mendudukkan lima kader terbaiknya di DPRD Luwu,” kata Patahudding.

Sementara itu, IAS dalam arahannya di hadapan pengurus dan kader Golkar Luwu menyampaikan bahwa kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel saat ini membawa tagline “Semangat Baru”.

Menurut IAS, semangat baru tersebut harus diwujudkan melalui konsolidasi organisasi, pembenahan kaderisasi, serta pendekatan politik yang lebih santun dan mengedepankan etika.

Alfian Mallarangeng Ajak Wali Kota Makassar Appi Bergabung ke Demokrat

“Kita mengusung semangat baru. Partai Golkar harus mengedepankan politik santun. Karena itu, banyak yang ingin kembali bergabung dengan Golkar setelah Musda DPD II,” ungkap IAS.

IAS juga menegaskan pentingnya kader Partai Golkar yang duduk di lembaga legislatif untuk tetap tegak lurus terhadap kebijakan partai. Ia mengingatkan, setiap kader memiliki tanggung jawab menjaga keputusan dan garis kebijakan organisasi.

“Sebagai kader Golkar di legislatif, jika tidak tegak lurus dengan kebijakan partai, maka otomatis akan kita berikan sanksi tegas,” tegasnya.

Dalam kunjungannya, IAS turut menyoroti posisi Wakil Ketua DPRD Luwu dari Partai Golkar yang hingga kini masih lowong.

Ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian DPD I Partai Golkar Sulsel, terlebih posisi tersebut telah kosong selama hampir lima bulan.

Reshuffle Kabinet Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi, Pengaruh Jaringan Jokowi Jadi Sorotan

“Pimpinan DPRD dari Golkar di DPRD Luwu yang saat ini masih lowong menjadi atensi kami ke depan. Sudah memasuki bulan kelima posisi Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar Luwu kosong,” ujarnya.

IAS juga menekankan pentingnya menuntaskan konsolidasi kepengurusan partai pada Desember mendatang. Menurutnya, seluruh struktur organisasi harus dipastikan berjalan dengan baik hingga masa kepengurusan berikutnya terbentuk.

Selain konsolidasi, IAS menaruh perhatian terhadap penguatan kader perempuan. Ia mengakui Partai Golkar masih menghadapi tantangan dalam menemukan kader perempuan yang memiliki potensi, kapasitas, serta sumber daya manusia yang mumpuni.

“Kita masih kesulitan mencari kader perempuan yang memiliki potensi dan SDM yang handal. Untuk itu, menjadi tantangan bagi KPPPG ke depan bagaimana merekrut perempuan yang memiliki potensi,” katanya.

IAS menargetkan keterwakilan kader perempuan Partai Golkar dapat memenuhi kuota 30 persen sehingga mampu bersaing dengan kader perempuan dari partai politik lainnya.

Untuk mencapai target tersebut, Golkar Sulsel akan mengoptimalkan laboratorium pembinaan kader dan pendidikan kader secara berjenjang.

IAS juga mendorong perubahan pola pendekatan politik Partai Golkar, khususnya dalam membangun partisipasi masyarakat dan generasi muda.

Ia menilai pendekatan politik tidak semestinya hanya bergantung pada kekuatan materi atau yang kerap disebut “isi tas”. Menurutnya, silaturahmi dan kedekatan dengan masyarakat harus menjadi kekuatan

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik