Pejabat Kementerian Perhubungan, Dudy, meminta doa dari masyarakat agar upaya pencarian dan evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan di sekitar Gunung Bulusaraung dapat membuahkan hasil terbaik. Ia menegaskan, medan terjal dan kabut tebal menjadi tantangan besar bagi personel yang bekerja di lapangan.
“Saya mengharapkan doa dari masyarakat agar apa yang kita kerjakan hari ini mendapatkan hasil terbaik, sehingga bisa memberikan ketenangan kepada keluarga para korban,” ujar Dudy.
Selain fokus pada proses pencarian, Dudy juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap kabin pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan. Meski badan pesawat telah ditemukan dalam kondisi hancur menjadi puing-puing akibat menabrak gunung, pemeriksaan tetap dilakukan sebagai bagian dari tugas investigasi.
“Kami akan memeriksa kabin dalam rangka survei sebagai bagian dari tugas KNKT,” ungkapnya.
Dudy menjelaskan, kehadirannya di Posko AJU bertujuan untuk melihat langsung proses kerja tim pencarian dan penyelamatan, sekaligus memastikan koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik.
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Plt Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR gabungan atas dedikasi dan kerja sama yang ditunjukkan selama operasi berlangsung.
“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik ini dalam upaya pencarian dan penyelamatan para korban,” katanya.
Meski hingga Senin siang kondisi cuaca di sekitar Gunung Bulusaraung masih diguyur hujan ringan, Dudy berharap seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi. Hingga saat ini, satu jenazah laki-laki telah ditemukan, namun belum berhasil diidentifikasi.
“Kita berharap tim SAR masih bisa menemukan para korban ini. Saya melihat kondisi wilayah di sini memang cukup ekstrem dari sisi cuaca. Karena itu, kami sangat berharap teman-teman di lapangan tetap bekerja maksimal dengan selalu memperhatikan faktor keselamatan,” pungkasnya.


