Infrastruktur

Kemantapan Jalan Makassar Hampir Sempurna, Pemkot Genjot Infrastruktur di 2026

Kemantapan Jalan Makassar Hampir Sempurna, Pemkot Genjot Infrastruktur di 2026
Kemantapan Jalan Makassar Hampir Sempurna, Pemkot Genjot Infrastruktur di 2026

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan dengan melibatkan sektor swasta secara profesional, transparan, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri peresmian Asphalt Mixing Plant (AMP) PT Tujuh Wali Wali di Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jumat (9/1/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang disaksikan Pendidik Bosowa Group Aksa Mahmud, Director in Charge (DIC) Subhan Aksa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta mitra perbankan dan pengelola kawasan industri.

Kemantapan Jalan Capai 97 Persen

Munafri mengungkapkan, tingkat kemantapan jalan di Kota Makassar saat ini telah mencapai 97 persen. Pada tahun anggaran 2026, Pemkot menargetkan peningkatan hingga 98 persen melalui pembangunan dan pemeliharaan jalan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Setiap tahunnya, Pemkot Makassar membangun dan memelihara sekitar 50 kilometer jalan. Dari jumlah tersebut, sekitar 32–33 kilometer merupakan pembangunan baru, sementara sisanya adalah pemeliharaan rutin.

“Kondisi ini menunjukkan kebutuhan material konstruksi seperti aspal, beton, dan paving sangat besar. Apalagi setelah musim hujan, hampir seluruh wilayah kota mengalami kerusakan jalan yang membutuhkan perbaikan cepat dan berkualitas,” ujar Munafri.

Kabut Asap Selimuti Makassar, Wali Kota Appi Perintahkan Pembagian Masker Gratis

Pengadaan Tetap Transparan dan Kompetitif

Munafri menegaskan, meskipun memiliki hubungan personal dengan Bosowa Group, seluruh proses pengadaan proyek di lingkungan Pemerintah Kota Makassar tetap dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif.

Ia menekankan bahwa seluruh proyek infrastruktur dilakukan melalui mekanisme lelang resmi, baik melalui e-katalog maupun mini kompetisi, guna memastikan mutu dan kualitas pekerjaan tetap terjaga.

“Kami ingin proyek dikerjakan oleh perusahaan yang benar-benar kompeten dan mampu menjamin kualitas. Tidak ada perlakuan khusus,” tegasnya.

Fokus Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan

Selain pembangunan jalan, Pemkot Makassar juga memprioritaskan penguatan fasilitas publik lainnya. Pada tahun 2026, dua puskesmas baru ditargetkan mulai dibangun untuk memperluas dan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Di sektor pendidikan, Pemkot Makassar memperluas kerja sama dengan sekolah swasta unggulan. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan berkualitas melalui skema beasiswa pemerintah.

Polisi Tangkap Dua Remaja Terkait Tawuran Sinassara-Buloa, Satu Diduga Janjikan Rp100 Ribu

Stadion Makassar Jadi Pemicu Kawasan Baru

Munafri juga memaparkan rencana pembangunan Stadion Makassar yang akan dikerjakan melalui skema multiyears. Stadion berkapasitas sekitar 15–17 ribu penonton ini dirancang sebagai pemicu pengembangan kawasan baru di Untia.

“Stadion ini bukan hanya fasilitas olahraga, tetapi akan menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi kawasan dan membuka peluang besar bagi dunia usaha lokal,” jelasnya.

Event Nasional untuk Gerakkan Ekonomi

Pemkot Makassar juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar per bulan untuk mendukung penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional. Langkah ini ditargetkan mampu mendatangkan lebih dari 20 ribu pengunjung setiap bulan dan menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, serta ekonomi kreatif.

Dengan total belanja daerah tahun 2026 yang mencapai sekitar Rp3 triliun, Munafri menegaskan Kota Makassar terbuka bagi dunia usaha untuk berkolaborasi dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami ingin Makassar tumbuh sebagai kota yang ramah investasi, memiliki infrastruktur andal, dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

49 Kandang Babi Tanpa Izin di Panaikang Makassar Dibongkar, Warga Keluhkan Limbah dan Bau

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik