PAREPARE – Kebakaran lahan seluas sekitar 1 hektare terjadi di Jalan Lauleng, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (18/8/2026). Kobaran api nyaris merembet ke permukiman warga akibat tiupan angin kencang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Pantauan di lokasi menunjukkan masih terdapat sejumlah titik api, sementara asap tebal membubung dan menyelimuti area sekitar.
Lokasi lahan yang terbakar hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah warga. Bahkan, sebuah rumah kosong di sekitar lokasi nyaris ikut terbakar setelah terkena percikan bara yang terbawa angin.
Kabid Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Parepare, Fransiskus, mengatakan api pertama kali diketahui berasal dari lahan kosong yang berada di tengah permukiman.
“Kita turun ke lapangan ternyata awal apinya dari kebakaran lahan, namun di tengah permukiman,” kata Fransiskus.
Angin Kencang Bikin Api Cepat Meluas
Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dan bara cepat menyebar. Petugas bahkan harus menyelamatkan sejumlah bangunan yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
“Ada beberapa rumah tadi kita sempat selamatkan. Kebetulan ada bara yang dibawa angin. Ada dua bangunan yang berhasil kita selamatkan, kalau terlambat sedikit saja ini bisa kena rumah,” ungkapnya.
Menurut Fransiskus, angin menjadi salah satu kendala utama petugas dalam mengendalikan kobaran api.
“Kesulitan kita ini angin yang kencang. Ini tantangan bagi kami di Damkar terkait dengan cuaca. Angin yang kencang ini menjadi tantangan bagaimana caranya menguasai kebakaran,” jelasnya.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman juga mendapat dukungan pasokan air dari BPBD dan PDAM.
“Empat unit Damkar dikerahkan, tiga suplai dari Damkar. Kemudian ada bantuan penyuplai air dari BPBD dan PDAM,” lanjut Fransiskus.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api yang membakar lahan tersebut.
“Dugaan sementara ini kita belum tahu. Nanti teman-teman dari Kepolisian yang melakukan penyelidikan,” pungkasnya.


