Daerah

Efisiensi Anggaran, Kuota Paskibra Parepare Dipangkas Jadi 35 Personel

Efisiensi Anggaran, Kuota Paskibra Parepare Dipangkas Jadi 35 Personel
Efisiensi Anggaran, Kuota Paskibra Parepare Dipangkas Jadi 35 Personel

Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memangkas jumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kuota yang sebelumnya mencapai 70 orang kini hanya menjadi 35 personel sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Parepare, Andi Ferial, menegaskan pengurangan jumlah personel bukan disebabkan pemotongan anggaran di tengah tahun, melainkan karena pagu anggaran yang telah ditetapkan sejak awal memang lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.

“Kami hanya melaksanakan kesesuaian anggaran yang tersedia untuk tahun ini. Jadi bukan dipangkas di tengah jalan, memang anggarannya masuk seperti itu dan disesuaikan dengan efisiensi beberapa kegiatan di Parepare,” ujar Ferial, Kamis (16/7/2026).

Ferial menjelaskan, anggaran penyelenggaraan Paskibra tahun ini hanya sekitar Rp300 juta, turun sekitar 50 persen dibanding tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp600 juta.

“Yang saat ini Rp300 jutaan lebih. Kalau tahun lalu Rp600 jutaan, turun sekitar 50 persen,” katanya.

Menurutnya, besaran anggaran turut memengaruhi kualitas fasilitas yang diberikan kepada anggota Paskibra. Namun demikian, seluruh kebutuhan dasar peserta tetap dipenuhi dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Kabut Asap Selimuti Gowa, Polisi Bagikan Masker ke Warga dan Pengendara

“Ya tergantung kalau kita mau pakai fasilitas yang bagus sekali, pasti agak tinggi juga anggarannya. Tapi kalau kita pakai harga yang sedang, sedang juga,” jelasnya.

Meski kuota untuk tingkat kota berkurang, hasil seleksi Paskibra tahun ini sebenarnya meloloskan 38 peserta. Dari jumlah tersebut, satu orang akan bertugas di tingkat nasional di Istana Negara, dua orang mewakili Sulawesi Selatan di tingkat provinsi, sedangkan 35 lainnya bertugas di Kota Parepare.

“Keseluruhannya ini 38 orang. Satu ikut di pusat di Istana Negara, dua di provinsi, dan 35 di Kota Parepare,” ungkap Ferial.

Kesbangpol memastikan pengurangan jumlah personel tidak akan mengubah formasi utama pengibaran bendera saat upacara HUT RI.

Dapur MBG Kalukalukuang Belum Aktif, Tamsil Linrung Ajak BGN ke Lapangan

“Pelaksanaan upacara HUT RI ke-81 tetap dilaksanakan. Tetap sesuai formasi pengibar bendera, Pasukan 17, 8, dengan 45,” katanya.

Meski begitu, kebutuhan personel di lapangan masih akan dievaluasi selama proses latihan. Jika dianggap belum mencukupi, Kesbangpol membuka kemungkinan melibatkan anggota purna Paskibraka sebagai tambahan formasi.

“Kalau pada saat gladi itu 35 butuh tambahan, maka opsinya penambahannya di anak purna Paskibraka tahun kemarin,” pungkasnya.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik