Internasional

Bukan habisi warga Iran, pasukan AS malah tewaskan 3 pelaut India, New Delhi kecam Washington

Bukan habisi warga Iran, pasukan AS malah tewaskan 3 pelaut India, New Delhi kecam Washington
Bukan habisi warga Iran, pasukan AS malah tewaskan 3 pelaut India, New Delhi kecam Washington

Serangan AS di lepas pantai Oman memakan korban jiwa. Bukan warga Iran, tapi pelaut India. 

“Tiga pelaut India, yang awalnya dilaporkan hilang, telah meninggal setelah sebuah kapal diserang oleh pasukan AS di lepas pantai Oman awal pekan ini,” kata Menteri Perhubungan Sarbananda Sonowal.

Sonowal mengatakan jenazah ketiga pelaut itu telah ditemukan. Bagi India, kata ia, kematian tiga pelaut itu merupakan sebuah kehilangan yang tragis. 

Kapal tanker minyak berbendera Palau, Settebello, memiliki total 28 awak, termasuk 24 warga negara India dan empat warga negara asing—dua warga Pakistan, satu warga Ukraina, dan satu warga Rusia—ketika diserang oleh militer AS di Teluk Oman.

Militer AS mengatakan mereka menyerang setelah kapal tersebut diduga gagal mengikuti instruksi AS dan tetap membawa minyak dari Iran.

Trump Desak Israel Hentikan Serangan di Gaza, Beda Sikap dengan Netanyahu

Berita awal dilaporkan bahwa 21 pelaut India diselamatkan dari kapal tersebut, tiga pelaut lainnya masih hilang.

“Sangat disayangkan mendengar tentang insiden tragis di atas kapal MT Settebello yang berbendera Palau. Tragisnya, tiga pelaut India yang awalnya dilaporkan hilang kini dipastikan meninggal setelah jenazah ditemukan dan diidentifikasi,” katanya dalam sebuah unggahan di X.

Ini adalah kehilangan yang mendalam bagi India. Pemerintahan Narendra Modi berdiri bersama keluarga yang berduka selama masa sulit ini dan sepenuhnya berkomitmen untuk mendukung keluarga terdekat.

“Saya telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan pemulangan segera anggota kru yang diselamatkan dan pengembalian jenazah yang meninggal dengan cepat untuk upacara pemakaman terakhir mereka,” tambah sang menteri.

India Mengutuk Serangan 

Perusahaan manajemen kapal mengalami kesulitan  para pelaut yang tersisa di atas kapal karena koneksi jaringan. 

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran

Menurut laporan, korban jiwa jatuh setelah pasukan Komando Pusat AS menggunakan amunisi presisi buat menyerang kapal tanker minyak di lepas pantai Oman karena diduga melanggar blokade yang sedang berlangsung terhadap minyak Iran.

India mengutuk insiden tersebut. New Delhi mengatakan 24 warga India diserang oleh Angkatan Laut AS saat kapal tersebut mencoba menyeberangi Hormuz.

“Serangan terhadap kapal di kawasan ini sangat mengkhawatirkan dan merupakan akibat langsung dari konflik yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Kami kembali menyerukan de-eskalasi segera,” kata otoritas India. 

Komando Pusat AS, kemudian, mengakui serangan terhadap kapal tersebut. Serangan itu diklaim karena kapal melanggar blokade AS yang sedang berlangsung terhadap pelabuhan Iran dengan mencoba mengangkut minyak dari Iran.

Dikatakan bahwa salah satu pesawat tempurnya telah menembaki kapal tanker tersebut di Teluk Oman, melumpuhkan kapal tersebut saat mencoba mengangkut minyak dari Iran.

Presiden Argentina Tetapkan Hari Libur Nasional Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026

Komando Pusat AS mengatakan dalam sebuah unggahan di X, yang mengidentifikasi Settebello yang berbendera Palau, bahwa “awak kapal berulang kali gagal mematuhi arahan dari pasukan Amerika”.

“India memanggil kuasa usaha Washington di New Delhi untuk mengajukan protes keras atas serangan tersebut,” kata seorang pejabat senior pemerintah India kepada kantor berita AFP.

Sebagai jalur perairan penting untuk pasokan bahan bakar global, Selat Hormuz di Teluk Persia hampir sepenuhnya diblokir sejak dimulainya perang Timur Tengah, yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.

Perundingan selama gencatan senjata yang rapuh yang berlaku dalam beberapa minggu terakhir gagal menghasilkan kesepakatan untuk membuka kembali selat tersebut. Meskipun Iran telah memblokade jalur pelayaran sejak perang dimulai, AS juga telah memberlakukan blokade tandingan sendiri sejak April.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik