Internasional

Gempa Ganda Guncang Venezuela, 188 Tewas dan Ratusan Bangunan Hancur

Gempa Ganda Guncang Venezuela, 188 Tewas dan Ratusan Bangunan Hancur
Gempa Ganda Guncang Venezuela, 188 Tewas dan Ratusan Bangunan Hancur

Venezuela dilanda bencana gempa bumi dahsyat yang menewaskan sedikitnya 188 orang setelah dua gempa besar mengguncang wilayah utara negara itu pada Rabu (24/6/2026) petang waktu setempat. Korban diperkirakan masih akan terus bertambah karena proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak.

Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Hanya berselang sekitar 39 detik, gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 kembali mengguncang kawasan yang sama sehingga memperparah tingkat kerusakan. Menurut laporan awal, peristiwa ini menjadi gempa terkuat yang melanda Venezuela dalam lebih dari satu abad terakhir.

Guncangan terasa sangat kuat di ibu kota Caracas dan sejumlah wilayah pesisir, termasuk La Guaira yang kini ditetapkan sebagai kawasan darurat bencana. Sejumlah gedung bertingkat, pusat perbelanjaan, fasilitas umum, hingga infrastruktur transportasi mengalami kerusakan berat akibat dua gempa yang terjadi hampir bersamaan tersebut.

Pemerintah setempat mengungkapkan sedikitnya 188 orang meninggal dunia, lebih dari 1.500 lainnya mengalami luka-luka, sementara ratusan warga masih dinyatakan hilang. Tim penyelamat masih terus menyisir puing-puing bangunan yang runtuh karena diyakini masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

Proses penyelamatan juga dihadapkan pada tantangan besar. Hingga kini telah terjadi puluhan gempa susulan yang membuat kondisi di lapangan semakin berbahaya bagi petugas maupun warga yang masih bertahan di sekitar lokasi terdampak.

Trump Desak Israel Hentikan Serangan di Gaza, Beda Sikap dengan Netanyahu

Pemerintah Venezuela mengerahkan personel militer, polisi, tenaga medis, serta relawan untuk mempercepat evakuasi korban. Rumah sakit di Caracas dilaporkan kewalahan menerima pasien sehingga tenaga kesehatan tambahan diterjunkan ke berbagai fasilitas kesehatan.

Bantuan internasional juga mulai berdatangan. Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Meksiko, Spanyol, serta berbagai organisasi internasional, mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan beserta bantuan kemanusiaan guna mempercepat proses evakuasi korban.

Pemerintah turut menyiapkan dana rekonstruksi senilai sekitar 200 juta dolar AS untuk memperbaiki rumah warga, rumah sakit, dan infrastruktur yang rusak akibat gempa. Hingga kini, sedikitnya 250 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat di beberapa wilayah terdampak.

Di tengah situasi darurat tersebut, Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, mengajak seluruh masyarakat mengesampingkan perbedaan politik dan fokus membantu para korban.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan serta mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik