Tim SAR gabungan mengevakuasi ratusan penumpang Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Hingga pukul 15.15 WIB, tercatat empat orang meninggal dunia, sementara 218 penumpang berhasil diselamatkan.
Data terbaru Kantor SAR Surabaya mencatat total 222 korban telah dievakuasi dari laut maupun dek kapal. Seluruh korban dievakuasi menggunakan enam kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Humas Kantor SAR Surabaya, Novita Nirmala, mengatakan KM Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 109 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia. Selanjutnya, TB Hasnur mengevakuasi 65 penumpang, KM Transco Arafura 17 penumpang, KM Meratus Project 3 mengevakuasi 13 penumpang selamat serta satu korban meninggal, KM Prakarsa Mas mengevakuasi tujuh penumpang, dan KM SC Aila XVII menyelamatkan tujuh penumpang.
KM Mutiara Sentosa 2 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Makassar ketika insiden kebakaran terjadi di perairan utara Pulau Madura.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan informasi kebakaran pertama kali diterima setelah pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) menghubungi Kantor SAR Surabaya.
“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujarnya.
Hilangnya kontak dengan nakhoda membuat tim SAR segera berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak dan Pos SAR Sumenep untuk melacak posisi kapal. Koordinasi juga dilakukan dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget guna meminta bantuan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Hasil komunikasi menunjukkan KM Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kemudian bergerak melakukan penyelamatan terhadap penumpang dan awak kapal.
Sementara itu, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur mulai menyelidiki penyebab kebakaran kapal tersebut. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/73/VIII/RES 1.24./2026 tertanggal 1 Agustus 2026.
Kasi Intel Air Polda Jatim, Kompol Riyanto, mengatakan tim penyidik dan intelijen telah diterjunkan ke perairan Madura untuk mengumpulkan data dan melakukan pemeriksaan.
“Tim penyidik dan intelijen Polda Jatim akan diterjunkan ke kawasan perairan Madura,” kata Riyanto.
Selain melakukan pemantauan proses evakuasi, polisi juga mengerahkan tujuh personel unit penyelidikan untuk mendalami penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2.


