Seorang driver ojek online di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban pembusuran oleh seorang pengatur lalu lintas liar atau Pak Ogah. Korban dibusur usai menegur pelaku yang disebut menghalangi akses jalan di sekitar Jembatan Puri Taman Sari, Kecamatan Manggala.
Driver Ojol Dib busur di Jembatan Puri Makassar
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Korban diketahui bernama Sandi S, berusia 28 tahun.
Insiden bermula saat korban melintas di sekitar Jembatan Puri Taman Sari, Kecamatan Manggala, Makassar. Saat itu, korban disebut menegur seorang Pak Ogah berinisial RHN karena dianggap menghalangi akses jalan.
Namun teguran tersebut justru memicu keributan. Pelaku diduga tidak terima hingga akhirnya terjadi perkelahian dengan korban.
Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To’longan, mengatakan pelaku sempat kalah saat berkelahi. Setelah itu, pelaku mengambil busur lalu menembakkannya ke arah korban.
“Pelaku tidak terima ditegur, kemudian saat berkelahi pelaku kalah lalu mengambil busur dan menembak korban,” kata Kompol Samuel, Minggu (18/5/2026).
Busur Tertancap di Pinggang Korban
Busur panah yang dilepaskan pelaku mengenai bagian pinggang kanan korban. Meski dalam kondisi terluka, korban disebut masih sempat mengejar pelaku menggunakan sepeda motornya.
Namun pelaku berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban kemudian dibawa ke RS Hermina Makassar sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Daya untuk menjalani operasi.
“Korban kemudian dilarikan ke RS Hermina Makassar sebelum dirujuk ke RSUD Daya untuk menjalani operasi,” jelas Kompol Samuel.
Video Korban Viral di Media Sosial
Insiden pembusuran ini juga sempat terekam video dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, korban terlihat masih mengendarai motor dengan kondisi busur tertancap di bagian pinggangnya.
Video tersebut direkam oleh pengendara lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Perekam video terdengar menyebut korban sebagai driver Maxim yang dibusur di sekitar Jembatan Puri.
“Anak Maxim dibusur di jembatan sini, jembatan Puri yang tembus Hertasning. Anak sekitar sini yang busur ki siang-siang. Yang busur lari masuk di Puri,” kata pria dalam video tersebut.
6 Pak Ogah Diamankan Polisi
Usai menerima laporan, polisi mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan enam orang Pak Ogah yang berada di sekitar tempat kejadian perkara. Mereka diduga merupakan saksi sekaligus rekan dari pelaku utama.
Kompol Samuel menegaskan, enam orang tersebut diamankan untuk dimintai keterangan terkait insiden pembusuran terhadap driver ojol tersebut.
“Kami hanya mengamankan anak-anak Pak Ogah palimbang dari tempat kejadian,” ujarnya.
Saat ini, keenam orang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polsek Manggala. Polisi juga masih mendalami apakah mereka memiliki keterlibatan langsung dalam peristiwa tersebut atau hanya berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Enam orang yang diduga saksi dan teman pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik terkait keterlibatan dalam kejadian tersebut, dan hingga saat ini masih ditahan di Mapolsek,” kata Kompol Samuel.
Pelaku Utama Masih Diburu
Sementara itu, pelaku utama berinisial RHN hingga kini masih dalam pengejaran polisi. Aparat telah melakukan pengembangan, termasuk mendatangi rumah pelaku.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. RHN belum ditemukan saat polisi mendatangi kediamannya.
“Pengembangan belum membuahkan hasil. Tadi subuh sempat didatangi rumahnya, tetapi masih nihil,” pungkas Kompol Samuel.


