Ruang sidang Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (17/9/2026), menjadi saksi perubahan fisik drastis Richard Lee. Dokter yang dikenal aktif di media sosial itu tampak jauh lebih kurus. Celana yang dulu pas di tubuhnya kini longgar, seolah menegaskan betapa berat masa penahanan yang ia jalani.
“Ini celana paling pres di saya. Sekarang kalau ditarik bisa lepas sendiri,” ucapnya lirih, sambil memperlihatkan pakaian yang tak lagi pas.
Penurunan berat badan itu bukan tanpa sebab. Richard mengaku sempat mengalami masa kritis akibat penghentian obat rutin secara mendadak. Hampir dua bulan ia sakit-sakitan, rebah di balik jeruji, tanpa pengalihan penahanan. “Saya drop sendiri, sakit-sakitan,” katanya.
Kondisi fisik yang merosot menghantam mentalnya. Ia merasa malu, bahkan sempat berkata pada sang istri saat dijenguk, “Apa saya enggak usah pulang aja?” Namun sang istri tak pernah lelah memberi semangat. “Masih ganteng kok. Kalau kurus bisa digemukin lagi. Yang penting sehat dan selesaikan masalahnya,” ujar sang istri, yang menjadi penopang di tengah badai.
Di luar sana, komentar miring sempat meragukan sakitnya. Richard memilih diam. “Semoga Allah mengampuni kalian semua,” katanya singkat.
Kasus hukum yang menjeratnya bermula dari laporan Doktif, terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan kesehatan atas produk kecantikan. Dari balik proses hukum yang panjang, Richard kini tampil dengan tubuh yang lebih ringkih, namun tetap berusaha tegar.


