Seorang pria lanjut usia bernama Saide dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Korban diketahui hendak pulang ke rumahnya dari sawah saat peristiwa itu terjadi.
Seorang lansia bernama Saide (72) dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di Dusun Kaccope, Desa Ujung Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (5/6/2026).
Korban diduga terseret arus saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumahnya usai dari sawah.
Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut. Setelah menerima informasi, tim SAR langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Betul, kami menerima laporan seorang lansia tenggelam saat akan menyeberangi sungai,” ujar Masrur kepada media, Jumat (5/6/2026).
Masrur menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat pagi. Saat korban berada di sungai, debit air yang berasal dari kawasan pegunungan tiba-tiba meningkat.
Kondisi air yang meluap secara mendadak diduga membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya terseret arus.
“Saat berada di sungai, air yang berasal dari kawasan pegunungan tiba-tiba meluap dan diduga menyeret korban,” katanya.
Sebelum tim SAR tiba di lokasi, warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga laporan diterima, korban belum ditemukan.
Pos SAR Bone kemudian mengerahkan personel beserta peralatan lengkap untuk membantu proses pencarian. Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan.
“Operasi pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, SAR Brimob, BPBD, serta SAR Satpol PP,” ungkap Masrur.
Dalam pencarian tersebut, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit atau SRU.
SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan dua unit perahu karet dengan radius pencarian sekitar 5 kilometer dari titik kejadian. Sementara SRU 2 bersama masyarakat menyisir area pesisir sungai.
Hingga kini, proses pencarian terhadap Saide masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan juga berkoordinasi dengan warga sekitar untuk memperluas area pencarian apabila korban belum ditemukan.


