Ekonomi

Harga BBM Melonjak, PLN Terpaksa Pensiunkan Ribuan PLTD di Seluruh Indonesia

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan paparan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan paparan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

PT PLN (Persero) menyiapkan langkah strategis untuk menekan ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM), di tengah tren kenaikan harga energi global yang dipicu konflik di kawasan Timur Tengah, termasuk perang di Iran.

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah mengganti ribuan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan listrik, khususnya di wilayah terpencil.

741 Lokasi PLTD Akan Diganti

Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengungkapkan, total PLTD yang akan digantikan tersebar di 741 lokasi di seluruh Indonesia.

Kapasitas pembangkit yang akan ditransformasi mencapai 1.076,04 megawatt (MW), atau setara dengan 2.396 unit PLTD.

Menurutnya, setiap lokasi akan dikaji potensi energi lokalnya terlebih dahulu.

BSU Rp900.000 Belum Cair, Pemerintah Masih Susun Aturan Teknis

“Kalau tersedia potensi mikrohidro, tentu itu akan dimanfaatkan. Jika tidak ada, maka akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi,” jelasnya dalam paparan kepada DPR.

PLTS dan BESS Jadi Andalan Baru

Sebagai pengganti PLTD, PLN akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas mencapai 3,21 gigawatt peak (GWp).

PLTS tersebut akan dipadukan dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 9,03 gigawatt hour (GWh), guna memastikan pasokan listrik tetap stabil.

Kombinasi ini dinilai menjadi solusi efektif, terutama di daerah yang sebelumnya sangat bergantung pada PLTD berbahan bakar BBM.

Dengan adanya sistem baterai, listrik tetap dapat disuplai meskipun produksi energi surya tidak berlangsung sepanjang waktu.

Harga Emas Antam Hari ini Turun Rp10.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

Tekan Biaya dan Kurangi Impor Energi

Program ini merupakan bagian dari strategi besar PLN untuk mengurangi penggunaan BBM yang selama ini tidak hanya mahal, tetapi juga bergantung pada impor.

Selain meningkatkan ketahanan energi nasional (energy security), langkah ini juga diyakini mampu menekan biaya produksi listrik dalam jangka panjang.

PLN menargetkan transisi ini berjalan cepat melalui skema kemitraan yang transparan.

“Penggunaan energi berbasis impor dan mahal seperti BBM harus segera dikurangi, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Bukan hanya ketahanan energi yang meningkat, tetapi biaya juga bisa lebih rendah,” tegas Darmawan.

Transaksi Jumbo Saham BCA Rp3,06 Triliun dalam Sepekan, BCA Bantah Rumor Akuisisi Haji Isam

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik