Sebagai bagian dari implementasi manajemen risiko dan penguatan budaya keselamatan kerja (safety culture), BRI Cabang Takalar menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana kebakaran, Rabu, 11 Februari 2026, di Kantor BRI Cabang Takalar.
Kegiatan tersebut menghadirkan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Takalar sebagai narasumber sekaligus instruktur dalam pelaksanaan simulasi. Seluruh pekerja dan petugas keamanan (security) BRI Cabang Takalar turut ambil bagian dalam agenda tersebut.
Pembekalan Mitigasi hingga Simulasi Lapangan
Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan materi terkait potensi risiko kebakaran di lingkungan kerja, langkah-langkah mitigasi, prosedur evakuasi darurat, hingga tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara tepat dan aman.
Tidak hanya pembekalan teori, kegiatan juga dilanjutkan dengan simulasi langsung penanganan kebakaran di area kantor. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat pekerja dalam menghadapi kondisi darurat.
Pimpinan Cabang BRI Takalar, Andri Wicaksono, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko secara terintegrasi dalam setiap aktivitas operasional.
“Kesiapsiagaan terhadap potensi risiko merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh pekerja memiliki pemahaman dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat, sehingga dapat meminimalisir dampak serta menjaga keamanan nasabah, pekerja, dan aset perusahaan,” ujar Andri.
Komitmen Lingkungan Kerja Aman dan Berkelanjutan
Melalui pelaksanaan sosialisasi dan simulasi ini, BRI Cabang Takalar menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang aman, tanggap, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta penguatan sistem manajemen risiko di lingkungan perbankan.


