Daerah

ASN Gowa Kerja dari Rumah Tiap Jumat

ASN Gowa Kerja dari Rumah Tiap Jumat
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gowa akan mulai memberlakukan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap pekan pada hari Jumat.

Pemerintah Kabupaten Gowa resmi memberlakukan sistem kerja Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat.

Kebijakan ini mulai diterapkan sejak 3 April 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi budaya kerja yang lebih fleksibel, efektif, dan efisien.

Namun, tidak semua ASN bisa menikmati kerja dari rumah. Pegawai yang berada di sektor layanan publik tetap diwajibkan bekerja dari kantor (WFO) demi menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Maksimal 50 Persen ASN Bisa WFH

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam surat edarannya menegaskan bahwa penerapan WFH dilakukan secara terbatas.

Proporsinya maksimal hanya 50 persen ASN dalam satu unit kerja yang boleh menjalankan WFH.

Kabut Asap Selimuti Gowa, Polisi Bagikan Masker ke Warga dan Pengendara

Penentuannya pun tidak sembarangan, melainkan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:

  • Jarak tempat tinggal pegawai ke kantor
  • Ketersediaan dan penguasaan infrastruktur digital
  • Jenis pekerjaan yang memungkinkan dikerjakan dari rumah

Dengan kata lain, tidak semua posisi bisa dialihkan ke sistem kerja jarak jauh.


Banyak Jabatan dan Layanan Dikecualikan

Kebijakan ini juga secara tegas mengecualikan sejumlah jabatan dan fungsi vital. Artinya, mereka tetap wajib masuk kantor seperti biasa.

Beberapa yang tidak boleh WFH di antaranya:

  • Pejabat tinggi seperti Eselon II dan III
  • Camat, lurah, dan kepala desa
  • Petugas kebencanaan dan kedaruratan
  • Dinas Perhubungan (pengaturan lalu lintas & PJU)
  • Satpol PP dan layanan ketertiban umum
  • Petugas kebersihan dan persampahan
  • Dukcapil dan layanan administrasi kependudukan
  • Perizinan dan Mall Pelayanan Publik (MPP)
  • Tenaga kesehatan (RS dan puskesmas)
  • Sektor pendidikan
  • Layanan pendapatan daerah
  • ASN yang berhubungan langsung dengan masyarakat

Intinya, semua sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik tetap berjalan normal dari kantor.

Dapur MBG Kalukalukuang Belum Aktif, Tamsil Linrung Ajak BGN ke Lapangan


Dorong Hemat BBM dan Gaya Hidup Sehat

Selain pengaturan WFH, Pemkab Gowa juga mendorong perubahan kebiasaan transportasi ASN.

Setiap hari Rabu, ASN dianjurkan untuk:

  • Mengurangi penggunaan kendaraan roda empat
  • Beralih ke motor atau sepeda
  • Memanfaatkan bus pegawai yang telah disediakan

Langkah ini bukan sekadar formalitas, tapi punya tujuan jelas: menekan konsumsi BBM, mengurangi polusi, sekaligus mendorong gaya hidup yang lebih sehat.


Pimpinan Diminta Awasi Ketat

Bupati Talenrang juga mengingatkan bahwa fleksibilitas kerja tidak boleh menurunkan kinerja ASN.

Pimpinan OPD diminta aktif melakukan:

Polisi Tangkap Dua Remaja Terkait Tawuran Sinassara-Buloa, Satu Diduga Janjikan Rp100 Ribu

  • Pengawasan
  • Evaluasi kinerja
  • Penegakan disiplin jika terjadi pelanggaran

Jika ditemukan penurunan kinerja, maka pembinaan hingga sanksi akan diberlakukan sesuai aturan.


Harapannya: Fleksibel Tapi Tetap Maksimal

Kebijakan ini diharapkan menjadi titik tengah antara fleksibilitas kerja dan kualitas pelayanan publik.

WFH boleh, tapi pelayanan ke masyarakat tetap jadi prioritas utama.

Kalau implementasinya konsisten dan diawasi dengan baik, bukan tidak mungkin model kerja seperti ini jadi standar baru di pemerintahan daerah.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik