News

Antrean BBM di Tinggimoncong Dipantau Polisi, Plt Kapolsek Bagikan Air Mineral kepada Pengendara

TINGGIMONCONG — Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Tinggimoncong IPTU Haris, S.H., turun langsung memantau kondisi dua SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Tinggimoncong.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di SPBU berjalan tertib dan aman. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengantre untuk mendapatkan BBM.

Tak hanya melakukan pemantauan, IPTU Haris bersama personel juga menunjukkan kepedulian kepada masyarakat dengan membagikan air mineral kepada para pengendara yang tengah menunggu giliran mengisi BBM.

Pembagian air mineral tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Di tengah antrean, kehadiran personel kepolisian dinilai memberikan rasa aman sekaligus membantu warga yang harus menunggu dalam antrean.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi kedua SPBU saat ini terpantau aman dan kondusif. Stok BBM yang tersedia juga masih dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Syukuran 11 Tahun Berlalu, Jejak Kemanusiaan Aviastar Kembali Mempertemukan Adex Yudiswan dan Warga Gamaru

IPTU Haris mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tertib dan bersabar selama berada di area SPBU. Para pengendara juga diharapkan mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi menjaga keamanan dan kelancaran proses pengisian BBM.

“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan masyarakat dapat melakukan pengisian BBM dengan tertib. Kami juga mengimbau warga untuk tetap bersabar dan mengikuti aturan yang ada,” ujar IPTU Haris.

Kegiatan pemantauan ini sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tinggimoncong.

Bantuan Polisi

Bantuan Polisi Polrestabes Makassar

Peristiwa






Pengaduan BID PROPAM

Pengaduan BID PROPAM Polda Sulsel

Teknologi






Politik