Sebuah truk kontainer mengalami kecelakaan tunggal hingga hangus terbakar di Jalan Poros Maros-Pangkep, tepatnya di Desa Bontolempangan, Kabupaten Maros. Sopir truk dilaporkan mengalami luka bakar serius setelah sempat terjebak di dalam kabin saat api mulai membesar.
Truk Tabrak Pembatas Jembatan lalu Terbakar
Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu malam (3/5/2026) sekitar pukul 21.30 Wita di Jalan Poros Maros-Pangkep, Kecamatan Bontoa.
Kasat Lantas Polres Maros, AKP Takbir Akbar, membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit truk kontainer.
“Benar, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit truk kontainer. Kendaraan tersebut menabrak pembatas jembatan lalu terbakar di lokasi kejadian,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Menurut keterangan polisi, truk yang dikemudikan Anto (41) awalnya bergerak dari arah Maros menuju Pangkep. Namun saat melintasi jalan menikung di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali hingga kendaraan menghantam pembatas jembatan.
“Truk bergerak dari Maros ke Pangkep, saat di TKP tiba-tiba sopir hilang kendali dan menabrak pembatas jembatan,” jelasnya.
Sopir Sempat Terjebak di Dalam Kabin
Benturan keras tersebut diduga memicu munculnya api hingga truk terbakar hebat. Sopir yang masih berada di dalam kabin sempat terjebak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi warga sekitar.
“Mobil menabrak pembatas jembatan dan langsung terbakar. Akibatnya, pengemudi atas nama saudara Anto mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya,” ungkap Takbir.
Korban kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar serius yang dialaminya.
Sementara itu, kondisi truk mengalami kerusakan berat dengan bagian depan hingga badan kontainer hangus terbakar.
Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Maros yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan, proses evakuasi kendaraan, serta pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di jalur trans Sulawesi.
Petugas juga berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk memastikan api benar-benar padam sebelum kendaraan dievakuasi dari lokasi.
“Situasi arus lalu lintas di lokasi sudah kembali normal dan berangsur lancar setelah dilakukan evakuasi. Kami imbau pengguna jalan tetap waspada, terutama saat melintas di jalur yang minim penerangan pada malam hari,” pungkasnya.


