Penampilan gemilang Lamine Yamal kembali memukau publik sepak bola dunia. Pemain muda Barcelona berusia 19 tahun itu menjadi aktor utama kemenangan Spanyol atas Inggris dengan skor tipis 3-2 dalam laga UEFA Nations League di Stadion Wembley, akhir pekan lalu.
Gol cepat Yamal di menit kedua langsung merusak rencana taktis tim Tiga Singa. Meski Inggris sempat mendominasi penguasaan bola, setiap pergerakan Yamal menghadirkan ancaman nyata bagi pertahanan lawan. Media internasional sepakat memuji kedewasaan bermain sang wonderkid yang jauh melampaui usianya.
Pujian Media Spanyol
Mundo Deportivo menyoroti ancaman konstan Yamal sepanjang laga, sementara harian AS menegaskan ia terus mengasah kemampuan di level tertinggi. Marca bahkan menulis tajuk “Ole dan kembalinya juara dunia di Wembley”, memuji umpan presisi, operan tumit, hingga tusukan dribel Yamal yang memukau penonton.
La Vanguardia menilai Yamal berhasil menyingkirkan sorotan Harry Kane dalam perebutan penghargaan individu. El Periodico menulis “Spanyol terus memelihara bintang mereka”, menekankan proteksi dan apresiasi terhadap perkembangan sang pemain.
Sorotan Media Inggris dan Eropa
Sky Sports menyebut gol Yamal sebagai bukti kekuatan Spanyol. The Guardian menilai ia sebagai alasan utama dominasi tim tamu di babak pertama, sementara The Sun mengkritik blunder lini belakang Inggris yang memudahkan gol pembuka.
Media Prancis L’Equipe mengagumi kebangkitan Spanyol setelah sempat tertinggal, sedangkan La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport dari Italia sepakat menobatkan Yamal sebagai bintang paling bersinar malam itu.
Dengan performa impresif ini, Lamine Yamal semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di panggung sepak bola modern.


