Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional masih terpantau tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda stabil, meski Idulfitri 1447 Hijriah telah berlalu lebih dari sepekan.
Pantauan di Pasar Terong pada Senin (30/3/2026), sejumlah komoditas utama masih berada di level tinggi. Harga cabai besar tercatat Rp25.000 per kilogram, cabai keriting Rp30.000 per kilogram, sementara cabai rawit masih menembus angka Rp65.000 per kilogram.
Tidak hanya cabai, harga bawang juga masih relatif mahal. Bawang merah dijual Rp45.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam dan telur ayam belum mengalami perubahan sejak periode Lebaran, masing-masing berada di kisaran Rp35.000 per kilogram dan Rp30.000 per kilogram.
Harga Sayuran Ikut Terdampak
Di sektor sayuran, harga kentang berada di Rp18.000 per kilogram, wortel Rp10.000 per kilogram, kol Rp8.000 per kilogram, serta kangkung dan bayam Rp3.000 per ikat. Adapun jagung kuning dijual Rp3.000 per buah, ubi jalar Rp8.000 per kilogram, dan ubi kayu Rp5.000 per kilogram.
Pedagang: Permintaan Masih Tinggi Pasca Lebaran
Salah satu pedagang, Bayu, mengungkapkan bahwa kondisi harga saat ini memang belum banyak berubah sejak Lebaran. Ia menyebut kenaikan ini sebagai hal yang lazim terjadi setiap tahun.
“Iye, harganya masih sama dengan pas Lebaran minggu lalu, terutama bawang dan cabai, belum berubah,” ujarnya.
Menurut Bayu, tingginya harga dipicu oleh masih tingginya permintaan masyarakat pasca-Lebaran, terutama untuk kebutuhan acara silaturahmi.
“Memang selalu begini setelah Idulfitri, karena permintaan bahan pokok masih banyak. Orang-orang juga masih sering gelar halal bihalal, jadi konsumsi tinggi,” jelasnya.
Tomat Naik Drastis, Lebih dari Dua Kali Lipat
Sementara itu, Humas PD Pasar, Muh Idris, menyoroti lonjakan signifikan pada harga tomat yang naik lebih dari dua kali lipat dari harga normal.
“Kami belum tahu pasti penyebabnya, tapi harga tomat naik menjadi Rp18.000 per kilogram dari biasanya sekitar Rp8.000,” ungkapnya.
Harga Diprediksi Segera Turun
Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut masih wajar terjadi dalam periode pasca-Lebaran dan berharap harga akan kembali normal dalam waktu dekat.
“Memang biasanya harga naik setelah Lebaran. Kita tunggu saja beberapa hari ke depan semoga mulai turun,” tutupnya.


