MAKASSAR – Wisma yang sudah berbulan-bulan kosong di kawasan Hertasning, Makassar, ternyata masih menyimpan barang berharga. Tempat penginapan yang hampir setahun berhenti beroperasi itu dibobol maling dan tujuh televisi dari sejumlah kamar raib.
Aksi pencurian tersebut baru terungkap pada Selasa (18/8/2026). Penjaga wisma saat melakukan pengecekan mendapati sejumlah televisi yang sebelumnya berada di dalam kamar sudah tidak ada.
Wisma itu berlokasi di Jalan Hertasning, Kecamatan Panakkukang. Anehnya, tidak ditemukan kerusakan pada pintu utama bangunan.
“Dari pelaporan tidak ada kerusakan di pintu masuk wisma tersebut, (namun) beberapa unit televisi hilang,” kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni, Rabu (19/8/2026).
Pemilik wisma yang mengetahui kejadian tersebut langsung bertolak dari Jakarta ke Makassar. Laporan pencurian kemudian diterima polisi dan penyelidikan dilakukan untuk mencari jejak pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Sudah ada pemilik yang langsung terbang dari Jakarta dan selanjutnya kami masih mengumpulkan baket terkait saksi dan siapa pelakunya,” ujarnya.
Penjaga wisma, Udin, mengatakan bangunan tersebut sudah lama tidak digunakan. Penginapan berhenti beroperasi setelah kerja sama dengan OYO berakhir.
“Belum cukup satu tahun (kosong) semenjak putus kontrak dengan OYO,” ungkap Udin.
Dalam kondisi tidak beroperasi, sejumlah kamar masih menyimpan fasilitas penginapan, termasuk televisi. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk mengambil barang elektronik yang tersisa.
Udin memperkirakan pelaku masuk ke beberapa kamar untuk membawa televisi. Total tujuh unit televisi diketahui hilang.
“Tujuh TV saja (dicuri), tidak tahu yang mana dia bongkar. Kalau masuk itu pintu kamar,” katanya.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lokasi untuk mengungkap siapa pelaku pencurian tersebut.


