Aksi kelompok geng motor kembali meresahkan warga Kota Makassar. Dalam waktu berdekatan pada Minggu (4/10/2026) dini hari, dua aksi kekerasan terjadi di lokasi berbeda. Seorang mahasiswa tewas setelah diduga diserang, sementara dua unit sepeda motor dibakar.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya. Mahasiswa berinisial MAM (24) tewas setelah diduga diserang menggunakan senjata tajam sekitar pukul 03.35 Wita.
Sekitar dua jam berselang, aksi yang diduga melibatkan kelompok geng motor kembali terjadi di perempatan Jalan Veteran-Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Makassar. Dua unit sepeda motor dibakar dalam peristiwa sekitar pukul 05.20 Wita. Aksi pertikaian itu terekam kamera CCTV Dinas Kominfo Kota Makassar.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat sekelompok pemuda diduga geng motor melintas dari arah timur dengan sekitar 20 sepeda motor. Kelompok tersebut kemudian diduga dihadang sekelompok pemuda lain dari kawasan Inspeksi Kanal alias Lorong Lonner, Kelurahan Barabaraya Selatan, Kecamatan Makassar. Penghadangan dilakukan menggunakan petasan dan busur.
Situasi berubah menjadi aksi kejar-kejaran. Dua pengendara disebut terjatuh hingga meninggalkan sepeda motornya di lokasi. Motor yang ditinggalkan itu menjadi sasaran pembakaran hingga tinggal rangka.
Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar membenarkan peristiwa pembakaran dua sepeda motor tersebut. “Pada hari Minggu, tanggal 04 Oktober 2026 sekitar pukul 05 00 wita di Jalan Sungai Saddang Baru Makassar telah terjadi pembakaran dua unit sepeda motor,” kata Jafar.
Berdasarkan keterangan warga, sejumlah anggota geng motor yang melintas kemudian dikejar kelompok lain dari kawasan Inspeksi Kanal. Aksi itu membuat situasi di sekitar perempatan Jalan Veteran-Jalan Sungai Saddang memanas. Kelompok yang sebelumnya dikejar disebut sempat kembali ke perempatan. Kehadiran mereka membuat sejumlah kendaraan dari arah Jalan Veteran Selatan tidak dapat melintas karena badan jalan dipenuhi sepeda motor.
Tak lama kemudian, kelompok lain datang dan menyerang. Dua sepeda motor yang ditinggalkan dalam aksi kejar-kejaran itu dibakar massa. “Sehingga genk motor tersebut ada yang terjatuh kemudian meninggalkan motornya, dua unit motor yang tertinggal langsung dibakar oleh kelompok lonner,” jelas Jafar.
Personel Samapta Polrestabes Makassar yang tiba di lokasi memadamkan api. Sekitar pukul 06.20 Wita, bangkai dua sepeda motor dievakuasi petugas ke Mako Polsek Makassar. Kedua motor kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi masih mendalami identitas kelompok yang terlibat serta motif dan rangkaian aksi kekerasan tersebut, termasuk kasus tewasnya MAM. Dua aksi dalam satu dini hari ini menegaskan bahwa gangguan geng motor di Makassar belum surut. Warga berharap aparat bergerak cepat sebelum korban berikutnya jatuh.


