Aksi dugaan perampokan terjadi di salah satu toko emas di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Peristiwa ini sontak menggegerkan warga dan pengunjung yang tengah beraktivitas di kawasan sentra perdagangan emas tersebut.
Jalan Somba Opu dikenal sebagai kawasan yang setiap harinya ramai oleh masyarakat yang melakukan transaksi jual beli emas, termasuk wisatawan yang berkunjung. Insiden ini pun sempat memicu kepanikan di dalam toko maupun di sekitar lokasi kejadian.
Pelaku Berpura-pura Jadi Pembeli
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pelaku dalam kejadian ini diduga seorang perempuan. Ia datang ke toko emas dengan berpura-pura sebagai pembeli, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari pemilik maupun karyawan toko.

Salah seorang penjual dan pembeli emas timbangan di lokasi, Awal (36), mengungkapkan bahwa pelaku awalnya bersikap layaknya pembeli pada umumnya.
“Pelakunya datang untuk membeli emas secara partai atau dalam jumlah banyak. Tapi tiba-tiba dia menyalakan bom molotov,” ujar Awal, yang sehari-hari mangkal di depan toko emas Logam Mulia.
Bom Molotov Menyala di Etalase
Awal mengaku tidak sempat melihat secara jelas apakah bom molotov tersebut sempat dilempar atau tidak. Namun, ia memastikan api sempat menyala di atas meja etalase toko.
“Saya tidak sempat perhatikan dia lempar atau tidak. Tapi kayaknya langsung dinyalakan di atas meja, lalu jatuh dan menyala,” jelasnya.
Percikan api dari bom molotov tersebut sempat mengenai beberapa orang yang berada di dalam toko, termasuk Awal sendiri. Meski demikian, tidak ada korban yang mengalami luka serius.
“Tangan sama kakiku yang terbakar sedikit. Ada juga teman yang kena tapi tidak parah. Pelaku juga terbakar di bagian roknya,” ungkapnya.
Pelaku Diamankan Warga, Emas Tidak Hilang
Dari video yang beredar di media sosial, terlihat kepanikan terjadi di dalam toko dan di sekitar lokasi kejadian. Warga menyebutkan, pelaku sempat berusaha melarikan diri setelah aksinya, namun berhasil diamankan oleh warga.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada emas yang dilaporkan hilang. Hingga kini, motif pelaku melakukan aksi tersebut masih belum diketahui.
Pihak kepolisian pun belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun status hukum pelaku.


